Cileungsi dan Sekitarnya

permata-puri-harmoni-2

list-property
CILS
SET
SIMULASI KPR

Google+


Facebook
Facebook By Weblizar Powered By Weblizar

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh   perbankan   kepada   para   nasabah   perorangan   yang   akan   membeli   atau memperbaiki rumah. Di Indonesia saat ini dikenal ada 2 jenis KPR, yaitu :

  1. KPR Subsidi

KPR Subsidi adalah suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah kebawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Bentuk subsidi yang diberikan berupa : Subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam  memberikan  subsidi  adalah  penghasilan  pemohon  dan  maksimum kredit yang diberikan (Dokumen Villa Krista, 2011).

  1. KPR Non Subsidi

KPR Non Subsidi adalah suatu KPR yang diperuntukan untuk seluruh masyarakat.  Ketentuan  KPR  ditentukan  oleh  bank,  sehingga  penentuan besarnya kredit maupun suku buku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.

  1. Persyaratan Untuk KPR

Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diperlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil KPR relative sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya. Untuk mengajukan KPR, pemohon harus melampirkan :

KTP Suami atau Istri (bila sudah menikah). Kartu Keluarga.

Keterangan penghasilan atau slip gaji. Laporan keuangan (untuk wiraswasta). NPWP pribadi (untuk kredit > 100 juta). SPT PPh pribadi (untuk kredit > 50 juta).

Foto copy sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari developer).

Foto copy sertifikat (bila jual beli perorangan). b.   Biaya Proses KPR

Pada  umumnya  fasilitas  KPR  pemohon  akan  dikenakan  beberapa biaya, diantaranya :

Biaya Appraisal. Biaya Notaris. Provisi Bank.

Biaya Asuransi Kebakaran.

Biaya Premi Asuransi Jiwa (selama masa kredit). c.   Metode Penghitungan Bunga KPR

Secara umum dikenal metode perhitungan bunga, yaitu : Flat.

Efektif.

Anuitas Tahunan dan Bulanan. d.   Keuntungan KPR

Nasabah tidak harus menyediakan dana tunai untuk membeli rumah.

Nasabah cukup menyediakan uang muka.

Karena KPR memiliki jangka waktu yang panjang.

Bagikan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan diisi nilai Yang Tepat *