Aturan Presiden Terbaru tentang Rumah Subsidi

Aturan Presiden Terbaru tentang Rumah Subsidi

 

Sekitar 5.000 develomper rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau penyedia rumah bersubsidi kini tidak lagi memebrikan layanan. Menurut Sekjen DPP REI, Paulus Totok Lusida, mereka menunggu keluarnya peraturan baru Presiden RI tentang Rumah Subsidi, yang menurut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko Heri Julipoerwanto, selesai April 2019.

Namun sampai jelang akhir Mei 2019 belum terlihat realisasinya.

Regulasi ini melibatkan 3 (tiga) kementerian, yaitu Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan dan Kementerian Hukum dan HAM.  Kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi di Kemenkeu saja, karena harga baru  rumah subsidi harus mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK),

Sambil menunggu aturan baru itu keluar, pengembang dan agen properti tak sepenuhnya berhenti total, beberapa tetap melakukan promosi. Misalnya Jayawan Property, agen properti yang saat ini berkonsentrasi di Kabupaten Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, seperti di Cibubur, Cikarang, Cileungsi dan Citereup.

Sejak Presiden Jokowi mengeluarkan program sejuta rumah dengan DP 1% dan cicilan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah tahun 2015, pengembang dan agen properti menyambut dengan antusias, sehingga tahun 2018 target pembangunan tercapai, dengan terbangunnya 1.091.255 unit rumah pada 10 Desember 2018.

Jayawan Properti adalah salah satu agen properti yang menyambar peluang ini pertama kali. Melalui website ini, Anda bisa melihat gairah itu. Salah satu properti yang kami gaungkan dengan menggandeng program sejuta rumah Presiden  adalah  Villa Kencana Cikarang, di Cikarang, Bekasi yang diresmikan Presiden Jokowi pada 4 Mei 2017.

Proyek perumahan lainnya yang diageni oleh Jayawan Property adalah Puri Asri 1, Puri Asri 2, Puri Harmoni 10, Griya Pesona, Graha Kencana. Semua di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

i Bekasi juga ada, karena Jayawan Property adalah team marketing yang aktif menjual rumah, ruko, tanah di Jawa Barat, khususnya Bogor, Bekasi, Depok Tangerang.

Apapun rumah yang Anda butuhkan akan disediakan oleh Jayawan Property, seperti rumah baru, rumah second, rumah over kredit/take over, subsidi atau non subsidi. Ruko dan tanah kosong juga bisa mereka carikan.

Sambutan Baik oleh Bank BTN

Untuk menyukseskan program sejuta rumah Bank BTN telah menggandeng 10.000 perusahaan pengembang, di mana Jayawan Property terlibat aktif sebagai agen properti.

Jadi jika membeli properti melalui Jayawan Property kredit Anda akan dihandle oleh Bank BTN, begitu juga angsuran perbulannya, yang umumnya tetap, 5%, karena BTN tidak sering menaikturunkan suku bunga.

Yang celaka adalah jika nama Anda ada dalam BI checking, yaitu laporan yang dikeluarkan Bank Indonesia yang berisi riwayat kredit atau pinjaman seseorang nasabah kepada bank atau lembaga non bank.

Dengan BI checking, informasi tentang Anda akan selalu ada dalam Sistem Informasi Debitur (SID). Bank Indonesia. Tapi Anda tak terdata di sana, karena Anda tentu tak mau diblacklist oleh bank yang kreditnya Anda butuhkan untuk membeli rumah idaman dari Jayawan Property.

 

Sekarang Semua Bisa Punya Rumah

Dengan perumahan bersubsidi yang menerapkan DP 1% dari penghasilan, para milenialpun yang bergaji Rp 4 juta – Rp 7 juta, bisa memiliki rumah. Jayawan Property jeli melihat optimisme ini. Dengan menggarap daerah baru yang masih bertumbuh seperti Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi Jayawan Property juga ikut dalam optimime itu, karena itulah mereka banyak menjualkan rumah di Cibubur, Cikarang, Cileungsi dan Citereup.

Meski luas tanah hanya 60 meter persegi dan luas bangunan 25 meter persegi, itu sudah cukup untuk pasangan muda dengan 1 (satu) anak, karena yang penting adalah memiliki rumah sendiri. Tidak lagi ngontrak atau menyewa yang besarannya sekarang bisa mencapai 12 – 15 persen dari gaji, sementara rumah tetap menjadi milik orang lain.

Ini hanya dengan DP 0% sudah bisa memiliki rumah!

 

 

 

 

Bagikan ini