Cileungsi dan Sekitarnya

puri asri cileungsi

SIMULASI KPR

Google+


Facebook
Facebook By Weblizar Powered By Weblizar

Blog

Artikel mengenai informasi Cileungsi Bogor

Cara menabung untuk membeli rumah dengan gaji kecil sebenarnya tidak terlalu sulit dilakukan. Mungkin anda berpikiran pasti saya sulit untuk membeli rumah dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Mau menabung, tapi kebutuhan sehari-hari juga semakin melambung tinggi. Alhasil, impian mendapatkaan rumah harus ditunda dulu hingga gaji sudah meningkat. Padahal dengan gaji sekecil apapun, anda tetap bisa menggunakannya untuk membeli rumah walaupun dengan bentuk yang sederhana. Salah satunya yaitu dengan cara menyisihkan sebagian penghasilan anda untuk ditabung. Setelah uang terkumpul banyak baru anda bisa anda gunakan untuk membeli rumah. Tetapi perlu dilakukan cara yang jitu supaya apa yang anda lakukan tersebut tetap efektif walaupun gaji yang anda dapatkan masih rendah. Berikut ini cara menabung untuk membeli rumah dengan gaji kecil :

Cara Menabung dengan Gaji Kecil untuk Membeli Rumah

1. Hilangkan Kebiasaan Buruk Anda yang Suka Foya-foya

Bagi sebagian orang, foya-foya adalah sesuatu yang biasa. Mereka sangat gemar sekali menghamburkan uang yang sebenarnya tidak perlu untuk dilakukan. Apalagi dengan gaji yang pas-pasan, untuk apa yang melakukan hal tersebut? Lebih baik tabung uang anda ditabung sebagai bekal untuk membeli rumah suatu saat nanti.

Memang mengubah kebiasaan itu sulit, tetapi jika tidak dilatih dari sekarang kapan lagi kebiasaan tersebut bisa berubah? Salah satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan menjauhi teman yang membawa pengaruh buruk ke anda.

Baca juga 5 Cara Menabung Untuk Membeli Rumah agar Tidak Kesulitan

2. Menabung dengan Nominal Tertentu

Menabung tak harus dengan nominal besar, dengan nominal kecil pun bisa asal melakukannya secara konsisten. Anda tidak harus menabung dengan uang 50 ribuan atau 100 ribuan, dengan 2000 rupiah sisa uang belanja pun bisa ditabung asal anda benar-benar berkomitmen untuk menjaga uang tersebut untuk tidak digunakan untuk kebutuhan lain. Selain itu, dengan uang koin pun anda bisa melakukannya.

3. Targetkan Rumah Impian Sesuai dengan Kemampuan Keuangan Anda

Sudah pasti anda punya gambaran mengenai rumah yang diimpikan bukan? Apakah menginginkan rumah minimalis, bertingkat, memiliki halaman yang luas, atau yang lainya. Tentu saja beda tipe rumah beda juga uang yang harus anda bayarkan.

Dari sini penting untuk menentukan target harga rumah yang sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial anda. Dengan begitu, anda sudah bisa memaksimalkan kemampuan dalam mengumpulkan uang tersebut.

4. Menghemat Berbagai Pengeluaran

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menghemat pengeluaran anda. Salah satunya adalah dengan tidak membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Selain itu anda bisa menggunakan taktik menawar apabila anda berbelanja kebutuhan di pasar.

Dengan begitu dana pengeluaran lebih bisa ditekan sehingga lebih rendah dari uang pemasukan anda. Sisa uang belanja tersebut bisa ditabung untuk kebutuhan rumah anda.

5. Menabung dengan Kredit atau Arisan

Jika menabung dengan uang mungkin dirasa kurang efektif, anda bisa menabung dalam bentuk kredit atau arisan rumah. Saat uang tersebut sudah terkumpul, hasil tabungannya bukan uang melainkan rumah.

Cara ini dinilai efektif untuk dilakukan jika anda kesulitan menabung dengan uang sendiri. Selain itu anda harus membedakan uang kredit dan uang kebutuhan lain agar tidak tertukar.

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Lakukan mulai sekarang, dan jangan ditunda-tunda lagi. Walaupun gaji anda kecil bukan berarti mendapatkan rumah impian tidak bisa untuk diwujudkan. Menabunglah secara efektif supaya uang yang dikumpulkan bisa terkumpul dengan cepat dan anda pun bisa membeli rumah sesuai dengan apa yang anda inginkan. Lakukan cara menabung untuk membeli rumah dengan gaji kecil seperti apa yang sudah saya jelaskan diatas, niscaya harapan anda untuk bisa memperoleh hunian sendiri bisa terwujud dalam waktu yang cepat.

Bagikan ini

Bagaimanakah cara menabung untuk membeli rumah? Sudah barang tentu rumah menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus dipenuhi oleh manusia. Rumah menjadi tempat perlindungan kita dari segala mara bahaya yang mungkin saja terjadi. Namun mendapatkan rumah tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada uang yang perlu anda siapkan dan juga kelengkapan lainnya seperti surat-surat tanah dan lain sebagainya. Salah satu hal yang bisa anda lakukan supaya bisa membeli rumah yakni dengan menabung, mungkin di awal anda tidak merasakan suatu dampak positif, tetapi lama kelamaan uang tersebut semakin banyak dan bisa digunakan untuk membeli sebuah rumah. Namun atas kondisi tertentu terkadang menabung sulit untuk dilakukan, lantas bagaimana cara menabung untuk membeli rumah yang sebaiknya dilakukan? Simak penjelasannya berikut ini

Cara Menabung Untuk Membeli Rumah

 

1. Cara Penghasilan Terlebih Dahulu

Namanya juga menabung, pasti berhubungan dengan uang. Yang jadi pertanyaan bagaimana mungkin seseorang bisa menabung jika tidak memiliki uang sepersen pun? Lalu apa yang ditabung? Karena itulah cari penghasilan terlebih dahulu. Banyak jalan halal yang bisa ditempuh untuk bisa mendapatkan penghasilan, baik itu kerja kantoran maupun berbisnis. Dari penghasilan tersebut, sisihkan sebagiannya lalu ditabung.

2. Jangan Lupa Lunasi Hutang Terlebih Dahulu

Hutang menjadi kewajiban penting yang harus segera anda selesaikan. Jangan terlalu lama berkutat dengan hutang. Jika terlalu menumpuk tentu saja bakal merugikan bagi anda, proses menabung pun mengalami kesulitan dan kendala. Karena hal itulah untuk menghindari hutang yang semakin menggunung dan membuat anda semakin tertekan coba lunasi terlebih dahulu baru anda lebih fokus menabung selanjutnya.

Baca juga Keuntungan Konsep Perumahan Bersubsidi bagi Masyarakat

3. Komitmen yang Kuat

Seperti apa yang sudah diutarakan pada pengantar, menabung untuk membeli rumah bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Apalagi didukung dengan harga tanah dan rumah yang semakin mahal membuat kita terkadang menjadi malas melakukannya. Tetapi dengan komitmen yang kuat dan disiplin dalam melakukannya, niscaya anda bisa melaluinya dan impian tersebut bisa segera terwujud.

4. Batasi Pengeluaran

Untuk mempermudah dalam menabung, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan membatasi pengeluaran. Jangan pernah tergoda untuk menggunakan uang guna kebutuhan yang tidak terlalu penting. Setiap rupiah uang yang anda miliki sebenarnya sangat berarti sehingga harus digunakan untuk hal-hal yang memang dibutuhkan. Terlalu banyak mengeluarkan uang bisa jadi membuat anda semakin kesulitan dalam menabung. Jika hal tersebut terus terjadi maka mendapatkan rumah baru hanyalah mimpi di siang bolong yang tak pernah terwujud.

5. Belanja Sesuai Kebutuhan

Mau tidak mau, berbelanja (terutama makanan dan minuman) menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh sebuah keluarga. Terkadang pengeluaran ini sulit dikontrol disaat ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi juga. Kecerdasan dalam mengatur pengeluaran mutlak haus dimiliki. Catat dan susun daftar belanja yang tepat, jangan terlalu memaksakan diri untuk berfoya-foya dalam berbelanja. Daripada seperti itu, lebih baik sebagian ditabung sehingga suatu saat bisa diambil untuk membeli rumah baru.

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Sejatinya menabung itu tidak sulit sekalipun itu untuk hal yang besar seperti membeli rumah. Kuncinya cuma pada niat, komitmen, dan juga kedisplinan anda dalam melakukannya. Jika anda melakukan kelima hal diatas, niscaya proses menabung yang dilakukan bisa berjalan dengan baik. Bila uang semakin cepat terkumpul tentu saja bisa mempermudah jalan anda untuk bisa mendapatkan rumah baru sesuai apa yang diinginkan. Semoga artikel mengenai cara menabung untuk membeli rumah ini bermanfaat bagi anda.

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, Konsep perumahan bersubsidi – Tahukah anda mengenai rumah bersubsidi? Apa yang membedakan dengan rumah biasa? Jawabannya tentu berbeda. Pada rumah bersubsidi, ada peran serta pemerintah yang memberikan rumah bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rendah yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia melalui Program Sejuta Rumah sejak 3 tahun yang lalu. Konsep perumahan bersubsidi ini anda bisa menghuni rumah seluas 25m2 dengan cicilan 800 ribu hingga 1,3 juta saja.

Tentu ada alasan mengapa pemerintah sampai melakukan subsidi untuk rumah rakyat. Faktor utama tentu saja adalah harga tanah yang semakin melambung tinggi. Jika harga tanah saja sudah tinggi sudah barang tentu harga rumah juga semakin meningkat. Konsep perumahan bersubsidi tentu saja akan membawa keuntungan diantaranya sebagai berikut :

Keuntungan Konsep Perumahan Bersubsidi

1. Harga yang Lebih Murah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa rumah bersubsidi membuat anda mendapatkan rumah dengan harga yang terjangkau. Tentu saja tidak semua orang berhak mendapatkannya. Hanya masyarakat dengan penghasilan rendah yang berhak menerima bantuan rumah tersebut. Namun setiap kota memiliki perbedaan harga per unit rumah bersubsidi yang disesuaikan dengan kantong MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah)

2. Lokasi Rumah yang Potensial

Bukan sekedar harganya yang murah, lokasi rumah juga sangat potensial karena berada di kawasan industri yang berpotensi untuk berkembang kedepannya. Selain itu hunian juga terletak di kawasan yang sangat strategis. Jarak antara perumahan menuju kawasan industri pun tak terlalu jauh, hanya sekitar 7 hingga 15 km saja. Karena hal itulah, lokasi rumah bersubsidi dinilai menjadi salah satu tempat strategis untuk dihuni. Bukan tidak mungkin bagi anda yang memiliki usaha setelah tinggal di rumah tersebut, usaha akan semakin laris dan jaya.

Baca juga Strategi dan Teknik Membeli Rumah bagi Keluarga Muda

3. Bukan Rumah Inden

Daripada rumah inden, rumah bersubsidi lebih dianjurkan karena minim resiko terhadap tindak negatif yang bisa saja terjadi. Pada konsep perumahan ini, Kemenpera telah mengatur sistem rumah bersubsidi sehingga tidak ada lagi pengembang properti abal-abal yang justru bisa merugikan anda. Rumah yang ditawarkan pun sudah siap huni, bukan baru dibangun seperti pada rumah inden.

4. Terhindar dari Developers Nakal

Anda tak perlu khawatir tertipu dengan seorang developers bila menggunakan rumah bersubsidi. Tak cukup sampai disitu, para pengembang juga terdaftar secara resmi pada APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia dan juga REI. Dengan begitu sangat kecil kemungkinan adanya developers yang nakal.

5. Syarat Mudah

Apakah untuk bisa tidak di rumah bersubsidi itu sulit? Tentu tidak. Pemerintah tentu saja sudah merencanakan program ini dengan matang dan tidak ingin mempersulit rakyatnya. Syarat utama untuk bisa mendapatkan rumah yang satu ini adalah WNI yang telah berusia 21 tahun dengan penghasilan maksimal 4 juta untuk rumah tapak dan maksimal 7 juta rupiah untuk rumah susun. Selain itu anda harus memiliki NPWP dan juga menyerahkan salinan SPT dan PPh. Dan syarat yang tidak kalah penting, belum memiliki rumah pribadi dan juga belum menerima subsidi pemerintah guna proses kepemilikan rumah. Tentu tidak sulit bukan?

Lihat PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Namun pada kenyataannya cukup banyak juga orang yang gengsi untuk memiliki rumah yang satu ini karena berbentuk rumah susun. Padahal program tersebut bertujuan untuk meringankan beban sekaligus membantu mewujudkan keinginan seseorang untuk bisa memiliki hunian yang layak untuk keluarga kecil. Jadi berhentinya gengsi, karena akan mendapatkan banyak keuntungan dari konsep perumahan bersubsidi yang diberikan oleh pemerintah.

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, teknik membeli rumah – Tentu saja mendapatkan rumah adalah impian bagi pasangan muda yang baru saja membangun bahtera rumah tangga. Selain anak, rumah menjadi salah satu prioritas yang segera ingin mereka wujudkan. Tetapi pada kenyataannya, membeli rumah bukanlah suatu perkara yang mudah. Berbeda dengan ketika membeli sayuran yang begitu mudah untuk dilakukan bahkan bisa untuk ditawar. Untuk mendapatkan rumah, banyak hal yang perlu anda lalui. Belum lagi masalah-masalah yang bisa saja muncul di tengah jalan, seperti cicilan yang terlalu mahal, bunga yang terlalu memberatkan, dan masih banyak lagi. Namun Anda tak perlu khawatir, dengan membaca artikel dari saya yang berjudul strategi dan teknik membeli rumah bagi keluarga baru. Apa saja strategi dan teknik tersebut?

Strategi dan Teknik Membeli Rumah

1. Memulai Perencanaan

Akhir yang baik tentu saja dimulai dari pencernaan yang baik pula terutama perencanaan finansial. Anda bisa memulainya dengan berdiskusi dengan istri rumah seperti apa yang diinginkan. Pastikan kesepakatan itu membuat kalian berdua merasa puas. Jika sudah sepakat, mulailah mencari informasi mengenai rumah yang diinginkan (tipe, lokasi, dan juga harga).

Buat perencanaan keuangan yang baik untuk membeli rumah tersebut. Kumpulkan uang setiap bulan dan buatlah target kapan uang tersebut bisa terkumpul banyak. Disarankan untuk memisahkan antara uang pribadi dan uang tabungan rumah untuk menghindari godaan untuk menggunakannya kapan saja.

2. Siapkan Anggaran Bulanan

Buatlah anggaran bulan dengan cara menabung dan catat keuangan setiap sebulan sekali. Pastikan yang tersebut benar-benar ditabung dan tidak digunakan untuk kebutuhan yang konsumtif. Jangan gunakan juga sebagian penghasilan anda untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak perlu dibeli terlebih dahulu.

Karena itulah selalu sisipkan dana untuk ditabung dan siapkan juga anggaran keuangan bulanan sebagai bekal yang bagus untuk mengumpulkan modal untuk membeli rumah.

3. Cari Penghasilan Tambahan

Jika gaji atau penghasilan anda masih belum mencukupi untuk membeli rumah baru, cobalah untuk mencari penghasilan tambahan. Dari tambahan tersebut bisa dikumpulkan dan suatu saat jika sudah banyak bisa digunakan untuk membeli Rumah. Ada bisa mencari penghasilan tambahan melalui usaha atau bisnis seperti bisnis online, jasa menulis, desain, fotografi. Atau alternatif lain bisa menjadi reseller, driver, dan bisa juga dropshipper. Membuka toko kecil di rumah juga bisa jadi hal yang bagus guna sedikit demi sedikit menambah tabungan tersebut.

4. Dekati Agen Properti

Pendekatan ke agen properti juga perlu dilakukan sebagai upaya mendapatkan harga dan juga rumah yang terbaik. Diharapkan setelah berhasil melobby agen tersebut anda bisa mendapatkan rumah bagus dengan harga yang tidak terlalu mahal. Akan lebih baik jika anda mempunyai keluarga yang berprofesi sebagai agen properti, insyaallah ada harga istimewa yang diberikan jika itu untuk keluarga sendiri.

Lihat PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Selain itu anda bisa berkonsultasi dengan agen properti mengenai rumah yang sesuai kebutuhan dan kondisi finasial keuangan anda. Tak hanya itu, pihak agen juga membantu dalam proses negosiasi hingga penyelesaian masalah dokumen seperti surat tanah, dan lain sebagainya. Namun waspada tetap harus di kedepankan bila anda menggunakan agen yang tidak dikenal. Pastikan trade record ia bagus dalam mengurus masalah seperti ini.

Penutup

Saya rasa tidak sulit melakukan keempat hal tersebut asal anda benar-benar sungguh-sungguh dalam menerapkannya. Insya Allah anda bisa mendapatkan hunian terbaik untuk keluarga kecil anda. Akhir kata, semoga penjelasan mengenai Strategi dan Teknik Membeli Rumah bagi Keluarga Muda dapat bermain bagi siapapun yang kini sedang mencari rumah untuk ditinggali.

Baca juga 4 Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang ke Bank ataupun Lainnya

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang – Setiap pasangan yang baru menikah, tentu saja memiliki keinginan untuk menempati rumah sendiri, tidak menumpang kepada orang tua atau mertua. Tentu saja untuk mendapatkan sebuah rumah diperlukan biaya untuk membelinya. Jika anda sudah membeli pekerjaan, mungkin dalam beberapa bulan bisa langsung mendapatkan hunian yang diinginkan. Tetapi bila masih pengangguran sulit rasanya untuk bisa cepat memiliki tempat tinggal sendiri. Terkadang juga banyak dari mereka terpaksa berhutang ke rentenir hanya untuk membayar DP orang. Tidak, itu bukanlah sesuatu yang baik. Tidak ada yang menjamin kapan kita akan kembali pada-Nya. Bagaimana cara membeli rumah tanpa hutang? Apakah bisa? Tentu saja bisa. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk bisa membeli rumah tanpa harus gali lubang dan tutup lubang :

Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang

1. Mencicil

Daripada anda berhutang, lebih baik membeli rumah dengan cara dicicil. Dengan mencicil, paling tidak lebih ringan daripada harus langsung membayar cash. Hal ini tentu saja berbeda jika anda harus membayar uang rumah langsung dalam jumlah besar, pasti sangat memberatkan dan bukan tidak mungkin membuat anda menjadi berhutang guna. Banyak sekali agen properti yang menerima pembayaran dengan cara kredit harga terjangkau yang disesuaikan dengan keuangan anda.

2. Membeli dengan Harga Murah

Jangan kedepankan gengsi anda hanya untuk membeli rumah megah dengan harga yang selangit. Lagi pula dana yang dimiliki masih terbatas. Daripada memaksakan diri untuk membeli rumah megah dan ujung-ujungnya berhutang, lebih baik beli saja rumah sederhana dengan harga yang terjangkau.

Yang terpenting rumah tersebut aman dan nyaman untuk ditinggali. Istri dan anak bisa bahagia hidup bersama anda sejatinya itu sudah lebih baik dari cukup ketimbang membeli rumah megah bertingkat tetapi hasil hutang ke rentenir, bank, atau orang lain. Jadi, cobalah cari rumah dengan biaya yang relatif terjangkau untuk tempat tinggal anda bersama keluarga. Alternatif lain, anda bisa dekati agen properti barangkali bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Baca juga 4 Cara Membeli Rumah dengan Gaji Kecil yang Sebaiknya Dilakukan

3. Biasakan Menabung

Menabung merupakan kebiasaan baik yang sebenarnya harus anda lakukan sejak dini. Mungkin semasa kecil anda sering mendapatkan nasihat, menabunglah maka engkau akan menuai hasilnya di masa tua. Nampaknya ucapan tersebut memang benar dan sangat berguna jika benar-benar diterapkan.

Saat masih lajang, cobalah untuk membiasakan diri menabung, jangan gunakan uang untuk kebutuhan yang tidak penting seperti Nongkrong dan mabuk-mabukan. Uang yang ditabung bisa digunakan untuk membeli sesuatu ketika kita membutuhkannya, termasuk membeli rumah. Jika dana tersebut sudah siap, anda tidak perlu berhutang ke bank untuk membayar uang DP ataupun pelunasan rumah.

4. Berinvestasi

Berinvestasi juga tidak kalah penting dengan menabung. Awas jangan salah, investasi itu berbeda dengan menabung. Anda tidak bisa mengambil secara sembarangan benda yang sudah diinvestasikan, berbeda dengan menabung yang bisa diambil kapan saja kalau kita membutuhkannya.

Investasikan uang anda pada investasi yang aman, jangan yang bodong dan abal-abal. Supaya ujung-ujunya tidak merasa kecewa. Beberapa contoh investasi terpercaya adalah koinworks yang sudah terdaftar OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Apapun alasannya, berhutang apabila untuk membeli sesuatu yang besar seperti rumah sangat tidak dianjurkan. Pelunasannya pasti membutuhkan biaya yang lebih besar lagi karena termasuk bunga didalamnya. Apalagi bila anda seorang kepala keluarga, beban hidup akan semakin besar. Karena hal itulah, cobalah cara membeli rumah tanpa hutang yang sudah kami jelaskan diatas, semoga bermanfaat bagi pembaca.

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, Cara Membeli Rumah dengan Gaji Kecil – Telah memiliki pasangan hidup tentu saja anda tidak disarankan untuk tinggal satu atap lagi bersama orang tua anda. Hidup bersama istri di rumah baru harusnya dilakukan, namun memang masalahnya tak semudah itu. Memiliki rumah sendiri di saat kondisi keuangan masih belum stabil seakan menjadi angan yang tak mungkin bisa diwujudkan. Tetapi jika kita mau berusaha, maka memiliki hunian sendiri bukanlah mimpi di siang bolong. Cara membeli rumah dengan gaji kecil dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :

1. Berhemat dan Sisihkan Sebagian Gajimu

Memang rasanya sulit sekali hidup hemat di era sekarang. Selalu ada saja godaan untuk membeli sesuatu yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan. Jika hal tersebut sampai terjadi, tentunya kebutuhan utama kita tidak pernah terpenuhi sampai kapanpun. Kebiasaan berhemat perlu dilakukan sejak awal hingga benar-benar terbiasa melakukannya.

Sisihkan sebagian pendapatanmu untuk ditabung guna membeli rumah. Memang awalnya yang dikumpulkan tidaklah terlalu besar, tetapi sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit bukan? Filosofi orang Thionghoa yang gemar menyisihkan 70% pendapatannya sebaiknya anda tiru di dalam kehidupan sehari-hari.

2. KPR

Tahukah anda mengenai KPR? KPR merupakan Kredit Kepemilikan Rumah. KPR bisa anda ajukan jika ingin membeli rumah namun tidak cukup memiliki banyak uang untuk membayar baik secara bertahap maupun tunai. Disarankan memilih bank untuk KPR dengan bunga yang rendah untuk mempermudah dalam pembayaran cicilan. .

Bila anda berpenghasilan rendah dibawah 4 juta, anda bisa mengajukan kredit subsidi dimana harga rumah yang ditawarkan juga relatif murah. Selain itu, bunga juga tidak besar dan memiliki masa peminjaman hingga 20 tahun lamanya. KPR ini hanya ditujukan bagi seseorang yang memang belum pernah memiliki rumah.

3. Coba Berinvestasi

Memang secara sekilas investasi mirip dengan menabung, tetapi pada prakteknya keduanya memiliki perbedaan. Saat menabung, anda bisa mengambil uang tersebut kapan saja, berbeda dengan investasi yang hanya bisa diambil dalam jangka periode tertentu. Tentu hal ini menjadi sesuatu yang baik agar anda tidak mudah tergoda untuk menggunakan barang investasi untuk sesuatu yang tidak terlalu dibutuhkan.

Sebagai langkah awal, anda dapat memulai dari investasi yang kecil dan mudah. Contohnya adalah emas, dengan membeli benda tersebut sedikit demi sedikit dan diinvestasikan, maka uang yang dihasilkan dapat digunakan untuk membayar biaya DP rumah.

4. Jangan Mengontrak

Sebenarnya mengontrak bisa jadi pilihan tempat tinggal sementara selama belum memiliki hunian. Tetapi jika anda yang sedang dalam proses menabung untuk membeli rumah baru, mengontrak sebaiknya tidak untuk dilakukan. Justru yang ada malah pemborosan yang bisa menghambat jalan anda mendapatkan rumah baru

Kita ambil contoh, kontrakan dengan biaya 1 juta per bulan. Itu berarti, dalam jangka waktu setahun anda harus mengeluarkan uang sebanyak 12 juta rupiah. Padahal, yang tersebut bisa digunakan untuk membayar uang DP rumah bersubsidi. Namun jika terpaksa harus mengontrak, ajak rekan anda untuk tinggal dalam 1 kontrakan agar pembayaran bisa dibagi dua.

Baca juga Penting! Berikut 4 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membeli Rumah

Kesimpulan

Sebenarnya untuk membeli rumah itu tidaklah sulit, sekalipun gaji anda masih jauh dibawah standar. Kunci yang paling utama adalah menabung, tanpa menabung mustahil rasanya bagi kita untuk bisa membeli rumah dengan kondisi penghasilan yang pas-pasan. Selain itu, pertimbangkan juga membeli rumah dengan harga yang terjangkau dan dengan sistem bunga yang tidak terlalu besar. Dengan melakukan keempat cara membeli rumah dengan gaji kecil tersebut, niscaya impian anda untuk memiliki tempat tinggal sendiri bisa diwujudkan dalam waktu dekat, aamiin.

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, hal yang perlu diperhatikan dalam membeli rumah – Setiap manusia tentu saja membutuhkan tempat tinggal untuk membuat seluruh anggota keluarga bisa hidup dengan aman dan nyaman. Dengan adanya rumah, kita menjadi terlindungi dari beberapa bahaya yang mungkin saja terjadi seperti kerobohan pohon karena angin ataupun hal lainnya. Semua hal tersebut bisa saja anda wujudkan asalkan benar-benar mengetahui bagaimana memilih rumah yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan ketenangan pada keluarga. Ada hal yang perlu diperhatikan dalam membeli rumah, baik itu di daerah perumahan ataupun non perumahan. Tanpa adanya pertimbangan yang matang dalam memilih, dikhawatirkan nantinya akan membuat anda dan keluarga menjadi rugi. Dalam memilih sebuah hunian, sebaiknya perhatikanlah hal-hal berikut ini, yaitu :

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membeli Rumah

1. Surat Kepemilikan

Surat kepemilikan menjadi sesuatu yang benar-benar harus diketahui oleh calon pembeli rumah. Ada berbagai jenis surat kepemilikan, yang pertama adalah sertifikat hak milik, sertifikat hak guna bangunan, hingga girik. Jika anda ingin membeli rumah dan hak kepemilikan rumah tersebut benar-benar 100% di tangan anda, maka pilihlah rumah dengan sertifikat hak milik atau SHM.

Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satupun pihak yang dapat bercampur tangan atas kepemilikan tanah ataupun lahan di are tempat tinggal tersebut. Hal ini tentu saja sangat membantu anda jika suatu saat terjadi sengketa tanah, nama seseorang yang tercantum di dalam SHM, adalah pemilik sah berdasarkan hukum.

Baca juga Tips Memilih Letak Rumah di Perumahan untuk Menunjang Kenyamanan

2. Asal Usul Lahan

Terkadang hal ini sering diabaikan oleh calon pembeli. Yaitu mengenai asal usul lahan. Bekas apakah lahan itu dahulu? Apakah rawa? Tanah darat ataupun lainnya. Ada banyak kasus mengenai pemilihan rumah yang ternyata dahulunya dijadikan tempat untuk saling membunuh sehingga banyak dari korban yang meninggal di sana. Apa hasilnya? Pemilik rumah yang baru pun merasa terganggu dengan makhluk-makhluk astral sebagai penunggu rumah tersebut.

Penulis disini bukan bermaksud menakuti-nakuti, tetapi menyadarkan anda untuk lebih berhati-hati dalam memilih rumah. Pastikan anda memilih tempat tinggal yang bukan bekas kegiatan yang merugikan dan bukan bekas tempat yang berbahaya dan rawan terkena bencana alam. Dengan begitu anda bersama keluarga bisa tinggal dengan rasa aman bersama keluarga.

3. Kondisi Rumah

Kondisi rumah merupakan sesuatu yang wajib kita perhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya. Pastikan anda tau betul berapa jumlah ruangan, jumlah kamar, kondisi instalasi listrik, kebersihan area dalam rumah dan sekitar halaman rumah. Kondisi ini nantinya tentu saja sangat mempengaruhi kenyamanan anda untuk tinggal disana.

Jika anda tinggal bersama istri dan anak-anak ada baiknya memilih rumah dengan jumlah kamar yang cukup (paling tidak ada 2 kamar). Selain itu instalasi listrik juga harus baik, tidak berpotensi terjadi konsleting, dan terlihat rapi dan bersih saat ditempati. Tak cukup sampai disitu, rumah juga harus memiliki ruang ventilasi udara yang cukup supaya sinar matahari dan angin segar dan dengan mudah masuk ke rumah anda.

4. Agen Properti

Pemilihan agen properti yang tepat juga menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam memilih sebuah rumah hunian, terutama untuk daerah perumahan. Pasalnya agen properti inilah yang berperan dalam mengatur penjualan rumah. Jika salah memilih, bukan tidak mungkin akhirnya nanti anda yang rugi sendiri.

Pilihlah agen properti yang sudah terpercaya dan memiliki pengalaman dalam mengurusi masalah ini. Berhati-hatilah dalam memilih agen yang menawarkan harga yang terlampau murah di bawah harga pada umumnya. Lebih baik mahal sedikit daripada tergiur murah malah ujung-ujungnya menjadi suatu tidak penipuan. Cermat dalam memilih agen properti membuat kita bisa terhindari dari penipuan yang dilakukan oleh agen properti yang abal-abal.

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membeli rumah, dengan melaksanakannya insyaallah anda akan mendapatkan tempat tinggal terbaik untuk anak dan istri anda dan bisa hidup aman, nyaman, dan sejahtera

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, tips memilih letak rumah di perumahan – Di dalam memilih suatu rumah di sebuah perumahan ada banyak yang patut untuk anda perhatikan. Salah satu hal tersebut yakni masalah letak atau posisi rumah. Letak rumah sangat menentukan apakah anda bisa nyaman dan mendukung setiap kegiatan sehari-hari. Karena itulah, anda sebaiknya mengetahui bagaimana tips memilih letak rumah di perumahan. Pilihlah rumah yang ideal, bagus, dan memberi kenyaman saat tinggal disana. Bila anda sedang mencari perumahan, berikut ini saya sampaikan beberapa tips memilih letak rumah di perumahan untuk menunjang kenyamanan saat menempati lokasi terseybut. Apa saja itu? Simak penjelasannya berikut ini :

Tips Memilih Letak Rumah di Perumahan

1. Berdiskusi Terlebih Dahulu

Diskusikan terlebih dahulu mengenai tempat atau lokasi perumahan yang ingin anda beli bersama seluruh anggota keluarga, dalam hal ini adalah istri dan anak-anak. Jika anda seorang pekerja dan anak-anak masih mengenyam pendidikan sekolah, akan lebih memilih lokasi perumahan yang sama-sama dekat antara rumah ke sekolah ataupun rumah ke kantor.

Tentu saja hal ini bisa menghemat pengeluaran bensin dan anda tidak lagi pulang terlalu larut malam hanya karena terlalu menghabiskan waktu di jalan. Selain itu jangan lupakan keinginan istri anda. Pastikan letak rumah memenuhi keinginan semua anggota keluarga.

Baca juga Berikut 7 Tips Membeli Rumah di Perumahan Sehingga Membuat Anda Nyaman

2. Pilih yang Dekat Rumah Ibadah

Sebagai umat beragama yang taat, kita tidak boleh mengesampingkan pertimbangan yang satu ini. Sebagai contoh masjid, memang untuk melaksanakan ibadah shalat bisa dilakukan di rumah. Namun alangkah lebih afdol bila anda dan keluarga bisa menjalani ibadah sholat 5 waktu di masjid sekitar rumah anda.

Kerena itulah penting bagi seorang pembeli rumah baik yang akan tinggal di daerah perumahan ataupun yang bukan untuk memilih hunian atau tempat tinggal dekat dengan rumah ibadah. Jangan sampai hanya demi kenyamanan, anda menjadi lupa tentang nilai-nilai keagamaan didalam hidup anda.

3. Pertimbangkan Juga Keamanan

Keamanan juga menjadi sesuatu penting yang harus anda perhatikan. Karena hal tersebut menyangkut harta benda yang anda miliki. Jangan sampai pencuri dengan leluasa bisa keluar masuk dan bisa mengambil setiap barang berharga yang terdapat di rumah anda. Tak hanya pencuri, area perumahan sejatinya harus bersih dari berbagai penjahat lain seperti pencopet, penodong, penjarah, dan lain sebagainya. Pada akhirnya nanti keselamatan anda dan keluarga yang jadi taruhannya.

Jadi bagaimana sebaiknya saya memilih? Disarankan bagi anda untuk memilih perumahan yang memiliki sistem penjagaan yang cukup ketat. Dalam artian setidaknya ada 2 orang satpam yang berjaga dan melakukan pengamanan keliling di setiap malamnya. Selain itu akan lebih baik jika perumahan juga dibekali dengan kamera pengintai cctv dimana nantinya gerak gerik penjahat bisa dengan cepat diketahui.

4. Akses Jalan yang Bagus

Jalan di area perumahan sebaiknya harus bisa dilalui dengan baik terutama bagi orang-orang yang tinggal di perumahan tersebut. Jangan sampai ada jalan dengan kondisi yang buruk dan tidak layak pada sebuah jalan perumahan. Memang jika boleh dikata, bukanlah jalan lintas provinsi yang dilalui oleh banyak kendaraan, tetapi pasti ada saja kendaraan yang lewat.

Untuk itu, pilih jalan yang memiliki akses keluar masuk yang cukup baik dengan lebar jalan setidaknya 4 meter, kondisi semen jalan yang oke, sering dilintasi orang, dan yang pasti bukan merupakan jalan buntu. Pastikan juga akses jalan mendukung untuk bisa menuju ke tempat-tempat penting seperti rumah sakit dan juga dekat dengan fasilitas umum.

5. Area Perumahan yang Tidak Rawan Bencana

Bencana memang kehendak Tuhan yang tidak mungkin bisa kita hindari, namun langkah mitigasi sebaiknya juga dilakukan untuk meminimalisir korban saat bencana tersebut terjadi suatu saat nanti. Salah satu upaya pencegahan bencana yang bisa dilakukan yaitu dengan memilih rumah dengan tingkat resiko terkena bencana yang kecil.

Pemilihan rumah yang minim resiko terkena bencana sebaiknya benar-benar anda pilih. Adapun lokasi yang dimaksud yakni lokasi yang tidak rawan longsor, tidak rawan banjir, dan tidak rawan bencana lainnya yang kerap kali terjadi. Diharapkan dengan melakukan hal ini, anda bersama keluarga bisa terhindar dari mara bahaya yang mungkin saja terjadi saat peristiwa bencana itu terjadi.

Lihat juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Jadi dalam memilih rumah, bukan hanya persoalan bagus dan tidak bagus, aspek lokasi atau letak juga betul-betul harus anda perhatikan. Jangan sampai hanya karena salah memilih tempat membuat anda merugi sendiri nantinya. Demikian pembahasan mengenai tips memilih letak rumah di perumahan, semoga bermanfaat.

Bagikan ini

RUMAH SUBSIDI & NONSUBSIDI, Tips Membeli Rumah di Perumahan – Apakah anda bercita-cita membeli sebuah rumah untuk keluarga kecil anda? Sebelum membeli ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai tips membeli rumah di perumahan. Pertanyaannya, mengapa harus disana? Alasannya simple, anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membangun sebuah hunian. Selain itu letaknya yang strategis juga menjadi pertimbangan penting mengapa kompleks perumahan layak dipilih untuk menjadi tempat tinggal anda. Berikut ini beberapa tips membeli rumah di perumahan yang harus anda lakukan :

Tips Membeli Rumah di Perumahan

tips membeli rumah di perumahan

Perlu untuk diketahui, perumahan menjadi salah hunian favorit bagi sebagian masyarakat Indonesia. Perumahan biasanya dibangun oleh seorang kontraktor dengan bentuk yang bervariasi antara rumah satu dengan rumah yang lainnya. Di dalam memilih suatu perumahan, ada banyak hal yang patut untuk dipertimbangkan seperti lokasi, posisi, harga, keadaan rumah, fasilitas rumah, dan lain sebagainya.

1. Survey Lokasi Terlebih Dahulu

Tentu saja hal pertama yang wajib dan harus anda lakukan yakni dengan melakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana kondisi rumah dan lingkungan sekitarnya.

Survey sebenarnya bisa anda lakukan melalui internet ataupun langsung mendatangi lokasi, namun saya sarankan untuk mendatanginya langsung agar dapat langsung melihat secara jelas rumah yang nantinya akan anda beli.

2. Ketahuilah Betul-Betul Fasilitas Rumah

Fasilitas rumah di dalam suatu perumahan biasanya terdiri atas ruang tamu, kamar tidur (biasanya 1-2), dapur, dan kamar mandi.

Pastikan anda memilih rumah yang sekiranya membuat anda nyaman ketika nantinya akan tinggal disana. Kondisi rumah yang bersih dan rapi juga patut dipertimbangkan untuk anda pilih.

3. Harga Rumah

Persoalan harga memang tidak bisa kita kesampingkan. Anda harus mengetahui secara benar berapa harga umum sebuah rumah yang terletak di perumahan yang terdapat di kota anda. Tak hanya cukup sampai disitu, pastikan anda mengerti mengenai harga yang sudah ditawarkan. Apakah sudah termasuk PPN 10%? Selain itu penting bagi seorang pembeli rumah untuk mengetahui mengenai biaya KPR, biaya Akta Jual Beli (AJB), bea perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB).

Jika memungkinkan, carilah agen properti yang menawarkan sistem diskon di setiap pembeliannya guna meringankan biaya pengeluaran.

4. Pilih Lokasi yang Strategis

Apabila anda seorang keluarga pekerja yang memiliki anak yang masih berusia sekolah, akan lebih baik untuk memilih lokasi rumah yang dekat dengan tempat kerja. Hal tersebut tentunya bisa menghemat waktu perjalanan. Selain itu memilih rumah yang berlokasi dengan masjid atau tempat-tempat penting seperti rumah sakit juga menjadi hal bagus untuk anda lakukan.

5. Kualitas Rumah

Kualitas menjadi faktor yang benar-benar harus anda perhatikan. Saat melihat sebuah perumahan, pasti anda melihat beberapa desain ruang dengan model yang hampir serupa. Namun pasti ada perbedaan, salah satunya mengenai kualitas bangunan tersebut. Pertimbangkan beberapa aspek dalam memilih bangunan rumah seperti desain, kuat tidaknya kontruksi bangunan, jalan, dan juga lingkungan sekitarnya. Dengan memilih rumah kualitas terbaik niscaya anda bisa tinggal dengan nyaman bersama keluarga.

Baca juga PURI ASRI 2 CILEUNGSI

Penutup

Beberapa hal-hal diatas sebaiknya benar-benar harus diperhatikan dan dilakukan oleh seorang pembeli rumah, terkhusus bagi yang menginginkan rumah di daerah perumahan. Pemilihan rumah yang tepat dan strategis, insya Allah bisa membuat anda dan keluarga merasa nyaman ketika hidup dan tinggal disana.

Demikian informasi mengenai tips membeli rumah di perumahan, semoga bermanfaat bagi anda yang saat ini tengah mencari hunian yang oke untuk keluarga tercinta.

Bagikan ini

PERUMAHAN GRIA INDAH CIBARUSAH

Mendukung program pemerintah dalam pengadaan perumahaan bersubsidi sebagai pengembang INGRIA PRATAMA CAPITALINDO menyelenggarakan karya terbarunya yang sebelumnya SUKSES di beberapa wilayah diantaranya membangun APARTEMEN tumbuh, Rusunami, Town House, Cluster Real Estate, Semi Real estate, dan masih banyak lagi hasil karyanya terutama di pusat ibukota JAKARTA . lebih dari RIBUAN unit rumah subsidi ataupun non subsidi (Komersil) INGRIA sangat berpengalaman dalam pembangunan yang sudah di jalani di Jabodetabek dan di luar pulau Jawa.

Kini INGRIA PRATAMA CAPITALINDO hadir kembali Dengan lokasi terdepan dan lokasi lebih strategis dengan design yang lebih menarik, semi cluster, konsep Desain minimalis  yang Berlokasi di Cibarusah, Bekasi, menjadi salah satu pilihan yang tepat buat hunian masa depan anda dan keluarga.

Gria Indah Cibarusah memiliki akses yang cukup memadai dan Berjarak +/- 10 KM Kawasan industri Ejip dan Hyundai,12 KM Exit TOL Cikarang barat,10 KM Pemda Bekasi DELTAMAS Cikarang,10 KM Kawasan Industri GIIC DELTAMAS. Selain itu wilayah ini merupakan akses yang sangat srategis, jika ingin ke arah jakarta, bisa di lalui jalan Raya Nasional, Cileungsi Jonggo, Cibubur, Jakarta Timur, dengan berbagai Fasilitas Lengkap, Taman Wisata, RSUD, Pasar, Mall/Pusat Perbelanjaan.

Dengan lokasi yang sudah sangat matang di rancang sedemikian rupa untuk memudahkan anda dalam beraktifitas sehari-hari, kemudian kami tampilkan juga estimasi biaya KPR BTN, Denah Bangunan dll di daftar menu. Izin Lokasi dan sebagainya terkait dengan legalitas sudah di proses sesuai peraturan pemerintah.

TUNGGU APA LAGI ??? BELUM TENTU TAHUN DEPAN MASIH ADA PROGRAM SUBSIDI !!

BOOKING SEGERA SEBELUM KEHABISAN !!

UNIT TERBATAS !

GRIA INDAH CIBARUSAH membuka TYPE 33/66 dengan 2 Kamar Tidur, Sangat nyaman untuk keluarga anda.

INVESTASI DI CIBARUSAH,CIKARANG,BEKASI, DEKAT DENGAN KAWASAN INDUSTRI ?? DISINI TEPATNYA !!

Property di cikarang,cibarusah sangat berpotensi !

Cibarusah ladang para investor untuk meraup keuntungan

bukan tidak mungkin RUMAH ANDA DI GRIA INDAH CIBARUSAH TAHUN DEPAN HARGA MELAMBUNG TINGGI !!

Untuk lebih jelas hubungi marketing kami :

Bagikan ini