jayawanproperty.com– Tanaman merupakan salah satu makhluk hidup yang berperan besar dalam menjaga stabilitas makhluk hidup lainnya di bumi. Perannya bisa kita lihat dengan kesediaan bahan pangan hingga obat-obatan yang berasal dari makhluk hidup berwarna hijau ini. Tak hanya disitu saja, Tanaman mampu menjaga atmosfer dengan menghasilkan oksigen dan mampu menyerap karbon dioksida selama fotosintesis.

Ada salah satu tanaman fenomenal yang keberadaannya sering menjadi pro dan kontra dalam memanfaatkannya. Bahkan, tak jarang masyarakat menganggapnya sebagai salah satu tanaman yang harus dihindari. Ganja, tanaman yang memiliki tinggi hingga mencapai 2 meter. Berdaun menjari dengan bunga jantan dan betina dan hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Tanaman yang karab dengan musisi asal Jamaika Bob Marley ini lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia atau dalam bahasa pergaulan sering disebut “Nge-Fly”.

Namun tahukah anda jika baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan di Israel menemukan manfaat yang tersembunyi pada ganja yang ternyata dapat membantu proses penyembuhan patah tulang lebih cepat dari biasanya. Para peneliti asal Tel Aviv University menemukan bahwa tikus dengan patah tulang sembuh lebih cepat bila diberikan komponen ganja non-psikotik, cannabidiol atau CBD.

Ganja-untuk-patah-tulang-2Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Bone dan Penelitian Mineral menyebutkan bahwa tulang tidak hanya sembuh lebih cepat, tetapi juga lebih kuat dan lebih tahan terhadap fraktur berulang, yang berarti tulang diobati dengan ganja jauh lebih kecil kemungkinannya untuk patah lagi.

Para ilmuwan di balik penelitian percaya bahwa hasil ini menunjukan adanya hubungan antara reseptor cannabinoid dalam tubuh manusia dan stimulasi pertumbuhan tulang.

“Kami menemukan CBD sendiri menjadi cukup efektif dalam meningkatkan penyembuhan patah tulang. Penelitian lain menunjukkan CBD menjadi agen aman, yang membawa kita untuk percaya bahwa kita harus terus melanjutkan penelitian dalam uji klinis untuk menilai kegunaannya dalam meningkatkan penyembuhan patah tulang manusia,” kata Dr Yankel Gabet dari Tel Aviv Bone Research Laboratory.

Sejumlah penelitian telah menemukan keuntungan medis ganja. Dalam sebuah studi tahun 2003 oleh Virginia Commonwealth University, peneliti mengatakan bahwa ganja dapat digunakan untuk membantu mencegah serangan epilepsi. Marijuana juga telah dikaitkan dengan pengobatan yang efektif Multiple Sclerosis dan Alzheimer.

Sungguh luar biasa, dibalik kesan narkotika yang melekat pada tanaman yang satu ini, ternyata ada manfaat baik yang bisa digunakan pada dunia medis.

 

 

 

Sumber: Tempo.co

Image By: Google.com