jayawanproperty.com- Bunga merupakan tanaman yang memiliki bentuk dan warna yang sangat cantik dan indah, inilah salah satu hal menarik dari sebuah bunga. Bahkan bunga pun digunakan manusia untuk menyatakan rasa cintanya kepada seseorang yang ia cintai. Namun ada satu bunga yang memiliki fisik indah tapi menyimpan bahaya, yaitu opium.

Papaver Somniferum atau yang lebih sering di kenal dengan sebutan Opium atau Poppy merupakan salah satu tanaman penghasil narkotika alami. Bunganya yang indah dengan kelopak yang berwarna-warni membuat opium tidak tampak seperti tanaman mematikan. merupakan tanaman liar yang tumbuh di pegunungan Mediterania Timur. Dahulu, tentara Mesir dan tentara dataran Cina menggunakan opium sebagai obat luka dan penahan rasa sakit. Opium banyak tumbuh di wilayah Burma, Kamboja dan Thailand, atau yang sering disebut dengan “segi tiga emas” dan di wilayah Afganistan, Iran dan Pakistan atau yang sering dikenal dengan “segitiga emas” Asia Tengah. Opium merupakan narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap.

Tanaman yang memiliki tinggi 13-91 cm ini merupakan tanaman tahunan yang bertubuh tegak dengan daun berbentuk memanjang, bergerigi dan tampak bergelombang. Opium dapat dimanfaatkan mulai dari batang, biji hingga getahnya. Namun, diantara bagian tubuhnya yang bermanfaat, getahnyalah yang paling memiliki nilai ekonomis. Getah tanaman ini biasa digunakan untuk bahan baku pembuat kodein, heroin dan morfin. Getah opium diambil dengan cara disadap atau disayat bagian buahnya dan dibiarkan hingga getahnya keluar dan mengental. Setelah didiamkan selama satu hari, getah opium akan berubah warna menjadi kecoklatan. Getah opium tersebut  diambil dengan menggunakan pisau khusus. Setiap tanaman dapat disadap 3-4 kali dalam satu musim. Kandungan getah tersebut berisi campuran narkotika alami alkaloid, termasuk morfin dan kodein. Morfin atau acetylated menghasilkan diacetylmorphine atau lebih dikenal sebagai heroin.

Bunga yang mematikan
Bunga yang mematikan

Memang tanaman yang satu ini sangat indah akan tetapi mematikan jika sudah diproses menjadi narkoba. Pada mulanya, pengonsumsi opium akan merasa segar bugar dan mampu berimajinasi dan berbicara, namun hal ini tidak bertahan lama. Tak lama kemudian kondisi kejiwaannya akan mengalami gangguan dan berakhir dengan tidur pulas bahkan koma. Jika seseorang ketagihan, maka opium akan menjadi bagian yang melekat di hidupnya. Tubuhnya tidak akan mampu lagi menjalankan fungsi-fungsinya tanpa mengonsumsi opium dalam dosis yang biasanya. Dia akan merasakan sakit yang luar biasa jika tidak bisa memperolehnya. Kesehatannya akan menurun drastis. Otot-otot si pecandu akan layu, ingatannya melemah dan nafsu makannya menurun. Kedua matanya mengalami sianosis dan berat badannya akan terus menyusut.

Sumber: Humas BNN, Beritaunik

26 Total Views 5 Views Today